5 Masalah yang Sering Dialami oleh HRD dan Solusinya



HRD atau Human Recources Development merupakan salah satu departemen pada perusahaan dengan tanggung jawab mengelola sumber daya manusia. HRD memiliki peran sangat banyak yakni mulai dari rekruitmen, pengembangan, manajemen kinerja sumber daya manusia, pengurusan gaji hingga menumbuhkan hubungan kerja.

Beratnya tanggung jawab HRD pastilah dalam menjalankan tugasnya sering mengalami kendala. Adapaun kendala atau permasalahan yang sering dihadapi HRD adalah:


Sistem Absensi

Absensi adalah sebuah kegiatan pengambilan data guna mengetahui jumlah  kehadiran. Masing-masing perusahaan memiliki sistem absensi yang berbeda-beda. Namun banyak perusahaan yang masih menggunakan sistem absensi manual padahal dengan penggunaan sistem tersebut banyak kekurangan yang akan berakibat buruk untuk perusahaan diantaranya adalah:


Pegawai/pekerja dapat menulis waktu hadir/pulang sesuai dengan kehendaknya.

Pegawai/pekerja dapat mencatatkan waktu hadir/pulang temannya yang belum datang atau pulang lebih awal.

Bagian penggajian akan mengalami kesulitan pada saat merekap jam hadir pekerja pada akhir bulan


Seiring perkembangan teknologi hadir sistem absensi dengan menggunakan finger scan (sidik jari) namun juga beberapa kekurangan yaitu jika ada error maka data jam hadir karyawan tidak akan bisa diakses serta tidak semua dapat melakukan finger scan dengan sukses sehingga kadang tidak tercatat jika pegawai/pekerja tersebut hadir kerja.

Jika absensi saja serumit hal tersebut maka akan lebih memusingkan pekerjaan HR yang lain padahal pekerjaan HR tidak hanya mengurus absensi karyawan. Kini hadir sistem aplikasi berbasis Mobile Apps yang dapat diakses di HP masing-masing karyawan sehingga tanpa perlu antri melakukan pencatatan absensi atau melakukan scan, selain itu dengan aplikasi kegiatan absensi bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun, data yang dihasilkan tetap terjamin akurat sehingga memudahkan kinerja HR.


Cuti Karyawan

Menurut UU 13 tahun 2003 (Ketenagakerjaan) Pasal 79 ayat (1) & (2) huruf d, yang berbunyi : "Pengusaha wajib memberikan waktu istirahat dan cuti kepada pekerja / buruh, meliputi cuti tahunan, sekurang - kurangnya 12 (dua belas) hari kerja setelah pekerja / buruh yang bersangkutan bekerja selama 12 (dua belas) bulan secara terus - menerus." Jadi memang hak seorang karyawan untuk mengajukan cuti kepada perusahaan namun seringkali karyawan mengajukan cuti secara bersama-sama dengan tanggal yang sama juga.

HR harus pandai mengatur waktu cuti karyawan sehingga tidak berbenturan sehingga tidak mempengaruhi produktivitas perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkan pengaturan jadwal cuti yang terorganisir dengan sistem modern sehingga dapat membantu HR untuk mengatur pengajuan cuti karyawan.


Produktivitas Karyawan

Tolak ukur perkembangan suatu perusahaan dapat dilihat dari produktivitas karyawan yang efisien sehingga bukan hanya dapat meningkatkan kepercayaan dan integritas perusahaan dari sisi klien tetapi juga dapat menjadi nilai plus untuk individu karyawan perusahaan itu sendiri.

Jadi, produktivitas adalah salah satu faktor terpenting dalam perusahaan. HR harus mampu menentukan level produktivitas karyawannya untuk menentukan strategi serta alasan apabila produktivitasnya menurun. Permasalahan ini bisa diatasi dengan menggunakan software HR yang terintegrasi dan mampu mencatat penilaian kerja karyawan. Cara ini akan sangat memudahkan dalam hal pemantauan produktivitas kerja.


Kedisiplinan Karyawan


Upaya untuk meningkatkan produktivitas sebuah perusahaan sangat membutuhkan kedisiplinan kerja. Dalam hal ini, kedisiplinan bisa berjalan ketika ada aturan yang jelas. Selain itu, pemantauan dalam bentuk pencatatan kinerja karyawan juga bisa membantu proses ini.

Solusi yang bisa dilakukan tim HR adalah dengan menggunakan sistem yang dapat memberikan efek jera kepada karyawan seperti sistem absensi dimana diatur waktu masuk dan pulang jika melebihi waktu tersebut tidak dapat melakukan absensi kemudian akan berpengaruh langsung pada performa dan gaji sehingga kemungkinan karyawan untuk lebih disiplin dalam sistem absensinya semakin tinggi. Selain itu adanya sistem monitoring kinerja karyawan khususnya untuk petugas lapangan dengan menggunakan sistem modern seperti Reprime seorang manajer atau HR dapat memonitoring apakah benar karyawan berada di lokasi kerja atau tidak secara realtime. Mudah bukan??


Penilaian Kerja

Pada dasarnya, pengukuran atau penilaian kinerja bagi organisasi memiliki tiga tujuan. Pertama performance review, yaitu membandingkan antara target dan realisasi sehingga dapat diketahui capaian selama satu tahun serta perubahan pada nilai perusahaan.

Kedua potential review, yaitu perusahaan dapat melihat potensi SDM yang dimilikinya di masa mendatang. Secara singkatnya untuk melihat  karyawan mana yang layak dipromosikan dan dikembangkan, yang terakhir adalah reward review, perusahaan dapat memberikan apresiasi dan motivasi bagi karyawan secara objektif melalui penilaian kinerja agar dapat berkontribusi lebih baik lagi kedepannya. Bentuknya bisa bermacam-macam, seperti bonus, insentif, kenaikan gaji dan lainnya.

Penilaian kinerja terhadap karyawan memiliki dampak besar terhadap kinerja karyawan selanjutnya apalagi jika dibarengi dengan reward yang karyawan terima. Penilaian yang transparan dan fair sangat diperlukan untuk mendorong keprofesionalitasan karyawan dalam bekerja.

Mengingat betapa pentingnya penilaian kinerja, maka perusahaan harus memastikan bahwa sistem penilaian kinerjanya andal. Penilaian kinerja harus praktis, terukur dan objektif mengukur dengan tepat siapa saja karyawan yang masuk kategori Excellent, Good, Average dan Poor. Dengan demikian perusahaan lebih tepat sasaran dalam memberikan reward dan punishment bagi karyawannya.

 

Masih pusing memikirkan betapa rumitnya tanggung jawab HR??? Tenang saja kami solusikan dengan Mobile Apps REPRIME dapat merubah pekerjaan HR jadi lebih simpel dan terstandarisasi.











Logo

#1 Jl. Bina Remaja No.6, Srondol Wetan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah


#2 Menara Rajawali, Level 7-1 Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan


Phone : 081327067742 (Adityo)

Senin - Jum'at : 09.00 - 17.00 WIB

Reprime © 2019 | All Rights Reserved